Cara Memerinta Tanpa Rencana
Jakarta, Ini cerita lain dari pemerintah DKI Jakarta, membuat rencana tanpa melakukan survey dankajian yang tepat, yakni menggembok kendaraan dan menilangnya jika parker bukan pada tenpatnya. Tidak tanggung-tanggung ancamanya kendaraank yang terkena tindakan demikian akan diderek jika si pemilik tidak juga muncul dalam waktu tertentu.
Sudah terlalu banyak ancaman rupanya yang dialamatkan kepada warga sehingga rencana dengan ancamanya tadi tidak terlalu diperhatikan warga. Ancaman akan kenaikan BBM nampaknya lebih menger bagi warga dibandingkan dengan ancaman lain. Lihat misalnya jalan di beberapa ruas jalan kandaraan baik roda dua maupun empat masih parkir di tempat yan jelas-jelas diharamkapn untuk parker oleh Dinas perhubungna DKI Jakarta.
Di jalan sekitar Cawang di bilangan UKi teppat di depan Gereja HKBP yang merupakan jalan tembus untuk kendaraan dari arah Halim yang akan menuju Kampung Rambutan puluhan kendaraan terutama bus umum memarkir kendaraanya tepat dibawah rambu lalu lintas dilarang parker. Jelas ini merupakan pelecehan terhadap hukum, tetapi memang masyarakat sudah tidak terlalu mengindahkan hukum karena pemerintah tidak secara konsisten menerapkan dan menegakkan hukum yang dibuatnya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar